√ Pengertian Lompat Tinggi, Sejarah, Teknik Dasar, Peraturan Lengkap

4 min read

Pengertian Lompat Tinggi

Pengertian Lompat Tinggi – Cabang olahraga lompat tinggi ini mungkin sudah tidak asing di kalangan masyarakat. Pelajaran tentang lompat tinggi bahkan sudah diajarkan di sekolah dasar. Namun banyak juga yang belum memahami tentang pengertian lompat tinggi yang sebenarnya.

Olahraga ini sudah cukup tua karena pertama kali diperkenalkan pada tahun 1887. Seiring berjalannya waktu lompat tinggi semakin ramai di pertandingan pada beberapa kompetisi. Adapun dalam pertandingan ini terdapat beberapa gaya yang bisa digunakan.

Pengertian Lompat Tinggi

Pengertian Lompat Tinggi
kompas.com

Definisi dari lompat tinggi adalah olahraga yang dilakukan dengan melompati tiang mistar. Ketinggian tiang ini akan disesuaikan dengan kemampuan peserta. Semakin tinggi seseorang melewati mistar, maka dia akan keluar sebagai pemenang.

Setiap olahraga memiliki teknik tertentu, misalnya teknik bola voly, begitu juga dengan lompat tinggi. Olahraga ini dilakukan dengan menguji keterampilan melompati tiang mistar yang ditentukan. Dalam sebuah pertandingan, minimal ketinggian yang harus dilewati adalah 2,5 meter.

Bagaimana dengan ukuran lapangannya. Sama halnya dengan ukuran lapangan futsal, sepakbola, dan lainnya. Lompat tinggi juga memiliki ukuran baik dari panjang mistar, bak pendaratan, dan lainnya. Semua ukuran ini telah menjadi standar pada setiap pertandingan.

Teknik Dasar Lompat Tinggi

Seperti yang telah disebutkan pada pengertian lompat tinggi diatas, bahwa olahraga ini tujuannya adalah untuk melompati mistar. Agar mendapatkan lompatan yang maksimal dan pendaratan yang aman, terdapat beberapa teknik yang bisa dipilih dalam melakukan lompatan.

1. Teknik Dasar Gaya Flop

Pengertian Lompat Tinggi
gurupendidikan.com
  1. Awalan

Pada gaya flop ini, awalan dilakukan dengan cara sedikit menikung atau melingkar dan sangat cepat. Arah awalan adalah ke depan dan tegak lurus pada mistar. Bila kaki yang dijadikan tumpuan adalah kaki kiri maka awalan menuju tiang mistar sisi kanan.

Setelah melakukan awalan, pada langkah terakhir arah akan diubah menjadi sedikit serong ke kiri. Langkah tidak lagi tegak lurus menghadap ke arah mistar.

  1. Tolakan

  • Apabila yang dijadikan tumpuan adalah kaki kanan, maka kaki kanan harus mampu menumpu dengan sangat kuat.
  • Angkat kaki kiri dan posisikan lutut ditekuk sambil badan diputar untuk menuju ke awalan.
  • Posisikan badan membelakangi mistar.
  • Lakukan gerakan melintang hingga melewati mistar dengan posisi punggung dibuat melengkung.
  1. Sikap Badan di Atas Mistar

Pengertian Lompat Tinggi
akurat.co
  • Bagian badan yang paling awal melewati mistar adalah kepala.
  • Setelah itu diikuti dengan posisi badan telentang.
  • Posisi punggung berada menghadap mistar.
  • Ketika sudah berada pada titik ketinggian yang dianggap maksimal, angkat pantat agar melewati mistar. Ayunkan kedua kaki agar dapat melewati mistar secara sempurna.
  • Tarik dagu ke arah dada dan usahakan punggung menyerupai busur ketika berada di atas mistar.
  1. Mendarat

Bagian badan yang akan mendarat terlebih dahulu adalah bagian punggung. Tubuh membentuk sikap telentang ketika pendaratan. Dengan demikian, lompat tinggi ini hanya bisa dilakukan dengan bantuan busa, tidak diperkenankan mencoba flop di bak pasir.

2. Teknik Dasar Lompat Gaya Straddle

Pengertian Lompat Tinggi
gurupendidikan.com
  1. Awalan

Awalan ini harus dilakukan dengan gerakan yang cepat dan menikung. Anda harus menggunakan langkah 3,5,7,9 pada awalan ini. Tujuan adanya awalan ini antara lain:

  • Sebagai persiapan diri untuk melakukan tolakan.
  • Persiapan agar mendapatkan sudut lepas landas yang tepat.
  • Mengubah arah gerak horizontal menjadi kecepatan vertical.
  1. Tolakan

Tolakan ini dilakukan dengan menggunakan salah satu kaki yang dirasa paling kuat. Jika meggunakan kaki kanan maka untuk awalan akan dilakukan pada sisi sebelah kiri mistar. Adapun tujuan dari tolakan ini adalah.

  • Meningkatkan kecepatan menolak yang dilakukan pada sudut lintasan berat badan secara optimal.
  • Mendapatkan waktu yang tepat untuk memutar agar dapat melewati mistar.
  • Arah gerak horizontal akan diubah menjadi arah vertical.
  1. Sikap Badan di Atas Mistar

Pada gaya ini, posisi badan diatas mistar adalah telentang dengan kaki tergantung lemas keduanya. Usakahan dagu tertarik ke dada. Bagian punggung tepat berada diatas mistar seperti busur melenting. Tujuan posisi badan ini antara lain.

  • Agar bagian tubuh dapat melewati mistar dengan benar dan nyaman.
  • Titik berat badan dapat terbawa sedikit mungkin, sehingga tidak menyentuh mistar.
  • Agar selamat dalam pendaratan.
  1. Mendarat

Sikap mendarat merupakan posisi atau sikap jatuh ketika telah melewati busa. Cara yang baik pada saat pendaratan dapat dijelaskan sebagai berikut.

  • Apabila material pendaratan terbuat dari matras, maka bagian tubuh yang jatuh lebih dulu adalah sisi bahu dan punggung.
  • Apabila material pendaratan terbuat dari pasir, maka posisi yang tepat adalah kaki terlebih dahulu. Ayunkan kaki kanan lalu bergulinglah ke depan. Pundak bahu kanan bisa dijadikan tumpuan agar aman.

Teknik Dasar Lompat Gaya Straddle/ Guling

Pengertian Lompat Tinggi
olahragapedia.com

1. Langkah Lari Awalan

Pada gaya straddle ini, awalan dilakukan dengan cara berlari dalam garis lurus serong dari depan matras pendaratan. Sudut yang sering dipergunakan adalah 20-30 derajat. Untuk awalan ini dapat berbentuk melengkung dengan sudut 45-55 derajat dari letak mistar.

Kecepatan berlari dalam awalan ini akan menentukan momentum yang tepat agar badan dapat melewati mistar dengan baik. Pada awalan disarankan melakukan langkah panjang delapan langkah, kemudian langkah terakhir sebanyak empat langkah lebih lebar.

Untuk lebih memudahkan kaki bertumpu pada titik yang tepat, biasanya terdapat tanda titik tumpu. Apabila Anda menggunakan kaki kiri sebagai tumpuan, maka awalan dilakukan mulai dari sisi kiri bak lompat.

2. Tolakan

Pengertian Lompat Tinggi
DocPlayer.Info

Tolakan selalu dilakukan dengan menggunakan kaki yang paling kuat. Tujuannya adalah agar menghasilkan gerakan yang maksimal. Pada langkah terakhir lebih dilebarkan dengan badan pada posisi menengadah dan gerakan ayunan ke atas agar titik berat badan menjadi lebih tinggi.

Kegunaan posisi badan yang menengadah ini akan menghasilkan sudut tumpuan yang besar, sehingga kaki lebih mudah mengayun. Kaki diayun lurus, tidak kaku, dan angkat badan dengan kaki tumpuan.

Pada saat telah melewati mistar, kaki diayun lebih tinggi dari posisi kepala dan akan melewati mistar terlebih dahulu baru disusun oleh bagian badan lainnya.

3. Gerakan di Atas Mistar

Ketika berada pada titik tertinggi, putar badan ke arah kiri secara penuh. Kepala harus mendahului mistar, kemudian perut dan dada dengan posisi menghadap ke bawah. Kaki tumpuan yang tadinya tergantung, langsung ditarik menjadi posisi kangkang.

4. Pendaratan Lompat Tinggi

Pengertian Lompat Tinggi
TutorialBahasaInggris.Co.Id

Setelah melewati gerakan di atas mistar, kaki kanan posisikan turun dan tangan disiapkan untuk membantu pendaratan. Pada saat semua badan telah melewati mistar maka Anda bisa langsung jatuh secara aman dan tidak membahayakan punggung.

Namun untuk pendaratan yang menggunakan bak pasir, harus dilakukan dengan bantuan kaki kanan dan kedua tangan. Tujuannya adalah agar anggota badan yang lain tidak terjadi benturan dengan pasir.

Peraturan Lompat Tinggi

Pengertian Lompat Tinggi
theinsidemag.com

Adapun peraturan yang berlaku ketika pelaksanaan pertandingan atau kejuaraan lompat tinggi, diantaranya adalah sebagai berikut :

  1. Para atlet nantinya akan bertanding agar sebisa mungkin melewati mistar tanpa harus menjatuhkan mistar tersebut hingga mencapai batas tertinggi. Adapun peserta yang tidak mampu melanjutkan lompatan lagi dinyatakan gugur.
  2. Setiap masing-masing atlet mempunyai 3 kesempatan untuk melewati mistar dengan ketinggian yang sama. Namun jika dalam ketiga kesempatan tersebut gagal dalam melewati mistar maka dinyatakan gugur.
  3. Melakukan tolakan hanya diperbolehkan dengan menggunakan satu kaki.
  4. Jika peserta menjatuhkan mistar setelah mencapai kesempatan ketiga maka dinyatakan gugur.
  5. Peserta memakai seragam serta berbagai atribut lainnya yang sesuai dengan standar yang telah ditetapan oleh panitia

Teknik dasar atletik dibutuhkan dalam lompat tinggi ini. Walaupun hanya sekedar melompat namun terdapat juga peraturan mainnya, sama dengan peraturan sepak takraw dan olahraga lainnya. Namun pada dasarnya olahraga ini sederhana dan mudah untuk dipelajari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *