√ Teknik Dasar Atletik dan Cabang Atletik Lengkap Beserta Peraturan

7 min read

teknik dasar atletik

Teknik Dasar Atletik – Cabang atletik merupakan cabang olahraga yang terdiri dari beberapa jenis seperti lari, lompat dan lempar.

Atletik ini pertama kali diperlombakan pada pekan Olimpiade tahun 776 SM. Masing-masing cabang olahraga yang termasuk didalamnya, memiliki teknik dasar atletik yang wajib dikuasai.

Berdasarkan asal usul katanya, atletik berasal dari bahasa Yunani yaitu “Athlon”. Kata ini memiliki arti yaitu “kontes”. Untuk di Indonesia, cabang atletik ini memiliki organisasi yang bernama PASI atau Persatuan Atletik Seluruh Indonesia.

Cabang Atletik

Atletik adalah kelompok atau cabang olahraga yang memperlombakan nomor-nomor jalan, lari, lompat dan lempar.

Istilah atletik yang kita kenal berasal dari bahasa Yunani, yaitu athlon yang berarti berlomba atau bertanding.

Ada yang menyebut bahwa atletik merupakan “ibu” dari segala cabang olahraga.

Seiring dengan berjalannya waktu hingga sekarang perlombaan atletik ini banyak diminati oleh berbagai kalangan dengan berbagai cabang – cabang dalamnya sebagaimana yang akan kami uraikan dibawah ini:

1. Nomor Lari

teknik dasar atletik
achhanafi.blogspot.com

Cabang atletik yang pertama yaitu nomor lari. Pada olahraga ini, masih dibagi menjadi 3 macam lari, yaitu lari jarak jauh, menengah, dan jarak pendek. Adapun penjelasan masing-masing adalah sebagai berikut:

a. Lari Jarak Jauh Cabang Atletik

teknik dasar atletik
angalul.com

Jenis olahraga ini sering disebut juga marathon. Seperti namanya, lintasan jarak lari ini cukup jauh berkisar 3000m, 5000m, dan 10.000m. Kebanyakan perlombaan lari jarak jauh ini dilakukan diluar stadion.

Dalam lari ini sangat diperlukan fisik yang optimal, mengingat jarak yang ditempuh cukup jauh. Pelari harus mengayunkan kaki dan lengan seringan mungkin. Semakin jauh jarak yang akan ditempuh maka akan semakin rendah lutut yang terangkat dan semakin kecil langkah.

b. Lari Jarak Menengah Cabang Atletik

teknik dasar atletik
penjaskes.co.id

Lari jarak ini menempuh jarak sekitar 800m, 1500m, dan 3000m. Ada beberapa teknik yang harus diketahui oleh para pelari, terutama tentang posisi badan dan kaki. Berikut adalah penjelasan tentang teknik tersebut.

Teknik Lari Jarak Menengah

  • Selama berlari badan harus kendur
  • Ayunkan tangan secara rileks dan jangan terlalu tinggi.
  • Condongkan badan ke arah depan
  • Lebar langkah disesuaikan dengan panjang tungkai. Tetap jaga lebar langkah dengan memberikan tekanan pada ayunan untuk kaki depan.
  • Hal yang tidak kalah penting adalah penguasaan kecepatan, daya tahan, dan kondisi fisik.
  • Untuk proses pendaratan kaki diawali dari kaki sisi luar bagian tengah.

Selain dasar dasar atletik yang harus dikuasai, pada lari jarak menengah ini juga terdapat faktor penting sebagai prinsip dasar ketika berlatih. Bukan hanya sekedar berlari dengan cepat, namun terdapat prinsip-prinsip yang harus diketahui.

Prinsip Lari Jarak Menengah

  • Style atau gaya merupakan gerakan tubuh yang harmonis, sehingga ketika berlari akan tercipta keterpaduan dan kekompakan gerakan.
  • Stamina atau daya tahan tubuh adalah modal dasar bagi setiap pelari agar kuat menempuh jarak tertentu.
  • Speed atau kecepatan merupakan prinsip dasar agar pelari dapat mengatur kecepatan. Tujuannya adalah dapat berlari dengan jarak tempuh yang ditentukan dengan waktu yang seminimal mungkin.
  • Space judge cam ent atau disebut juga pertimbangan langkah merupakan sebuah perasaan yang digunakan dalam mempertimbangan langkah ketika sedang berlari.
  • General ship yaitu sebuah kepemimpinan atau kepandaian dalam menggunakan taktik dan strategi berlari.

c. Lari Gawang Cabang Atletik

teknik dasar atletik
klikampera.com

Lari gawang merupakan salah satu bidang olahraga cabang atletik yang dilakukan dengan cara berlari melewati lintasan sambil melewati rintangan berupa gawang-gawang kecil. Jarak dalam perlombaan lari gawang tersebut ialah 110 meter untuk pelari putra, 100 meter untuk pelari putri, dan 400 meter untuk pelari putra/putri.

d. Lari Jarak Pendek Cabang Atletik

teknik dasar atletik
id.pinterest.com

Jarak tempuh pada lari ini adalah 50 m – 400 m. Dalam lari jarak pendek ini sangat dibutuhkan kontraksi yang kuat dan cepat antara otot-otot kaki agar menciptakan kecepatan berlari yang tinggi. Tujuan dari lari jarak pendek adalah agar kecepatan horizontal menjadi lebih maksimal.

Kecepatan ini dihasilkan dari dorongan badan ke arah depan. Panjang langkah dan jumlah langkah juga menjadi penentu kecepatan seorang pelari. Aturan main dalam olahraga bukan hanya pada cabang lari, namun berlaku juga untuk peraturan sepak takraw, bulutangkis, dan lainnya.

2. Nomor Lompat

Teknik dasar atletik lompat merupakan cabang olahraga atletik di mana atlet dituntut untuk mengkombinasikan antara kecepatan, kekuatan, dan kelincahan.

Sebagai satu di antara cabang atletik, nomor cabang lompat ini tentu saja memiliki tujuan tersendiri, dan dalam melakukannya pun tidak asal-asalan melainkan dengan teknik yang mempuni. sebagaimana yang akan kami jelaskan berikut ini.

a. Lompat Tinggi

teknik dasar atletik
pinterest.com

Pengertian lompat tinggi secara umum merupakan olahraga untuk menguji keterampilan pemain dalam melompat melewati mistar. Tujuan dari olahraga ini adalah agar bisa mendapatkan lompatan setinggi-tingginya dengan ketinggian mistar yang telah ditentukan.

Tiang mistar pada lompat tinggi ini adalah 2,5meter dengan panjang sekitar 3,15 meter. Pelaksanaan lompat tinggi ini dilakukan di lapangan atletik dan tidak menggunakan bantuan alat apapun sebagai media lompatan.

  • Teknik Awalan

Teknik Awalan merupakan teknik dasar atletik berlari pada garis lintasan yang telah ditentukan dengan pergerakan lari lambat kemudian dipercepat hingga mencapai diatas papan tumpuan

Persiapan hendak melompat tersebut dilakukan dengan jarak sejauh 30-40 meter sebelum tiba diatas papan tumpuan, berikutnya setelah mendekati titik garis tumpuan, maka tingkatkanlah kecepatan lari Anda.

  • Teknik Tolak atau Loncatan

Tolakan merupakan tahap teknik dasar atletik di mana kaki menjadi tumpuan di garis lompat untuk mengangkat tubuh ke atas dan melayang di atas udara sebelum mendarat.

Seperti pada saat melakukan gaya lompat jauh tolakan tersebut, kaki sedikit menekuk, kemudian telapak kaki menapak dan tungkai kaki diluruskan sejajar.

Pada gerak dasar atletik ini sebagaimana umumnya semuanaya memerlukan kekuatan, kecepatan, dan konsentrasi agar kaki tidak melewati batas garis loncat.

  • Teknik Melayang

Gerakan kaki seperti berjalan ketika posisi tubuh melayang, itu akan memudahkan dan memperluas jarak pendaratan kamu.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam melakukan teknik dasar atletik ini, terutama ketika tubuh jumper berada dalam posisi melayang.

Maka hal yang harus diperhatikan adalah menjaga keseimbangan badan, berusaha untuk melayang di udara selama mungkin, mempersiapkan kaki agar mampu untuk mendarat dengan sempurna.

  • Teknik Pendaratan

Pendaratan dilakukan yakni dengan cara menundukkan kepala, mengayunkan lengan dan menggerakkan pinggang ke arah depan.

Hal ini dilakukan supaya atlet pelompat ketika hendak melakukan pendaratan, anggota badan lain seperti lengan tangan, pantat tidak menyentuh pasir lebih belakang daripada kaki kita.

b. Lompat jauh

teknik dasar atletik
pelayananpublik.com

Lompat jauh sudah ada sejak 13 abad yang lalu, tepatnya pada tahun 708 masehi di Yunani. Lompat jauh menjadi bagian dari cabang olahraga atletik di olimpiade pada tahun 1896.

Lompat jauh adalah olahraga yang dilakukan dengan cara melakukan lompatan ke depan atas. Tujuannya membawa titik berat badan agar bisa bertahan selama mungkin melayang di udara. Pemain melakukan tolakan satu kaki dengan cepat agar mencapai jarak sejauh mungkin.

Titik pendaratan pada lompat jauh ini biasanya menggunakan bak pasir dengan ukuran yang telah ditentukan. Semua cabang olahraga memiliki aturan tentang ukuran lapangan, misalnya ukuran lapangan futsal, lapangan tenis, dan bak lompat jauh.

c. Lompat Galah

teknik dasar atletik
olahragapedia.com

Lompat galah merupakan gerakan melompat dengan tumpuan satu kaki agar mendapatkan jarak paling jauh. Sasaran dari lompat galah adalah mencapai jarak lompatan terjauh pada titik pendaratan. Jarak dihitung dari batas terdekat titik pendaratan yang dihasilkan dari lompatan.

d. Lompat Jangkit

teknik dasar atletik
pinterest.es

Lompat jangkit sering disebut juga dengan triple jump. Definisi dari lompat jangkit ini adalah sebuah lompatan yang terdiri dari jingkat atau hop, kemudian langkah, dan terakhir adalah lompat. Gerakan tersebut dilakukan secara urut dan terpadu.

3. Nomor Lempar

Dalam pertandingan lempar cakram, atlet akan bertanding sesuai dengan kelasnya yang dibagi berdasarkan umur atlet. Kategori tersebut akan mempengaruhi berat cakram yang akan dipergunakan oleh atlet.

Namun pada umumnya, berat cakram untuk atlet putra adalah 2 kg dengan ukuran diameter 22 cm, dan untuk atlet putri adalah 1 kg dengan ukuran diameter 18 cm.

Sejauh ini mereka yang mengikuti lomba atletik nomor lempar cakram dalam pertandingan berskala internasional adalah para atlet yang telah berusia antara 20 tahun-49 tahun.

Rata-rata mereka masih segar bugar dan berbadan besar serta masih memiliki stamina yang sangat terjaga dengan baik sehingga bisa melempar cakram dengan jarak yang sangat jauh dan rekor terjauh yang sementara ini tercatat adalah 74,08 meter oleh Jurgen Schult pada 6 juni 1986 di Neubrandenburg.

a. Lempar Cakram

teknik dasar atletik
pinterest.com

Lempar cakram atau discus throw merupakan cabang atletik yang menggunakan sebuah cakram sebagai media lempar. Cakram tersebut memiliki garis tengah berukuran 220 mm dan berat 2 kg bagi tim putra dan 1 kg untuk tim putri.

Adapun cara untuk melempar cakram adalah dengan melakukan awalan berupa memutar badan sebanyak 2 kali. Sedangkan cara memegang cakram, dapat dilakukan dengan beberapa cara sebagai berikut.

  • Berdiri dengan membelakangi arah lemparan.
  • Cakram dipegang menggunakan kedua lengan kemudian diayunkan ke sisi kanan belakang yang diikuti dengan gerakan badan.
  • Tekuk sedikit kaki kanan, pastikan sebagian berat badan bertumpu pada bagian kanan. Ayunkan cakram ke sisi kiri, kendorkan kaki kanan dan angkat tumit. Lempar cakram pada sudut 30 derajat dan jangan mendahului putaran badan.

b. Tolak Peluru

teknik dasar atletik
bukureview.com

Cabang atletik lainnya adalah tolak peluru. Olahraga ini dilakukan dengan mendorong atau menolak sebuah benda yang menyerupai bola atau disebut dengan peluru. Tidak semua peluru dapat dipergunakan, namun peluru tersebut memiliki berat yang telah ditetapkan.

Peluru terbuat dari logam sesuai ketentuan. Agar bisa melakukan lemparan dengan benar, pemain harus melakukan dorongan pada bahu menggunakan satu tangan, hingga peluru dapat bergerak mencapai jarak yang paling jauh.

c. Lempar Lembing

teknik dasar atletik
klikpedia.net

Cabang lempar selanjutnya adalah lempar lembing. Olahraga ini menggunakan lembing atau tongkat khusus yang dilemparkan agar mencapai jarak tertentu. Agar mendapatkan lemparan yang maksimum, perlu memperhatikan tentang teknik, kecepatan, dan kekuatan.

Lembing yang digunakan oleh atlet pria memiliki panjang sekitar 2,6 – 2,7meter dengan beratnya minimal 800 gram.

Sedangkan untuk atlet perempuan menggunakan lembing dengan ukuran panjang 2,2 – 2,3meter dan beratnya minimal 600 gram.

Semua lembing telah dilengkapi dengan pegangan dari tali yang berada pada titik pusat gravitasi lembing, sehingga lebih memberikan kenyamanan ketika di pegang. Pada atlet pria, letak gravitasi pada 0,9-1,06 meter, sedangkan untuk perempuan pada titik 0,8-0,92 meter.

Peraturan Atletik

teknik dasar atletik
kajianpustaka.com

Cabang Lari

  •    Lari jarak jauh, Jarak tempuh dari cabang atletik ini yaitu sepanjang 3km, 5 km, 10 km, maupun jarak diatas 10 km. Biasanya lari jarak jauh ini diawali dengan start berdiri.
  •    Lari jarak pendek, jarak tempuh dari cabang atletik ini yaitu sepanjang 100 m, 200 m, dan 400 m. Biasanya lari jarak pendek ini diawali dengan start jongkok.
  •    Lari Estafet, Tongkat estafet akan diberikan kepada pelari yang selanjutnya didaerah pergantian. Umumnya nomor lari dari estafet yang akan diperlombakan yaitu nomor 4 x 400 m dan 4 x 100 m.
  •    Jalan cepat, pada perlombaan ini nomor perlombaan untuk putra ialah 20 dan 50 km untuk pria dan 10 dan 10 km untuk wanita.

Nomor Lompat

  •    Lompat tinggi, Panjang mistar dari cabang atletik lompat tinggi ini yaitu 3,98 m sampai 4,02 m, dan penampang pada mistar yang mempunyai bentuk bulat serta permukaannya yang datar (ukurannya 3cm x 15 cm x 20cm).
  •    Lompat jauh, lintasan mulai dari lompat jauh yaitu lebarnya minimal 1,22 m dan memiliki panjang 45 m. Panjang dari papan tolakan yaitu 1,22 m, lebar 20cm, dan memiliki tebal 20 cm.
  •    Lompat galah, lintasan lari dari lompat galah yaitu panjangnya 45 m hingga 147 m ft 7 dari titik mula sampai dengan ke kotak tancap galahnya.
  •    Lompat martil, Martil mempunyai berat 7,26 kg dan panjang 12,3 cm untuk peserta pria dan 4 kg dan panjang 119,4 cm untuk peserta wanita.

Nomor Lempar

  •    Lempar cakram, Cakram mempunyai ukuran diameter 220 mm dan berat 2 kg untuk peserta pria, dan 1 kg untuk peserta wanita.
  •    Lempar lembing, Ukuran lembing memiliki panjang 2,6 m sampai 2,7 m dan berat minimal 800 g untuk peserta pria, dan untuk peserta wanita panjang lembing sepanjang 2,2 m sampai 2,3 m dan berat minimal 600 g.
  •    Tolak peluru, Bola besi memiliki berat 5 kg hingga 7,257 kg untuk peserta pria, dan 3 kg hingga 4 kg untuk peserta wanita.

Olahraga cabang atletik memang memiliki banyak jenisnya. Olahraga ini juga cukup banyak diminati dan selalu dipertandingan pada kontes olahraga baik nasional maupun internasional.

Tidak heran jika teknik dasar atletik menjadi dasar olahraga lainnya seperti teknik bola voli dan lainnya. Sekian semoga artikel ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *